Asal Usul Padi
Hallo semuanya silahkan ketik kan tugas latihan di bawah dengan format yang sudah di tentukan ya,
kemudian Simpan dalam komputer kamu di Folder : Les Sore
dengan File name : Nama_kelas_Tugas
Uji Pemahaman Microsoft Word Tahap 1
Membuat Cerita Pendek yang berjudul :
ASAL USUL PADI (
SUMATERA UTARA )
Aturan pengerjaan :
- 1. Ukuran kertas A4
- 2. Jenis kertas Portrait
- 3. Jenis tulisan sesuai keinginan ( Bebas
)
- 4. Ukuran tulisan di sesuaikan
- 5. Wajib menggunakan : Background, Borders, Dropped, WordArt.
kemudian
gunakan tabel di paling bawah dengan format :
|
Nama |
|
|
Kelas |
|
- 6. Kertas tidak boleh lebih dari 1
page
Nb: boleh cari gambar di internet.
Berikut teks cerita :
Alkisah, di Tanah Karo, Sumatera Utara, berdiri sebuah
negeri yang mengalami kemarau panjang. Di antara penduduk negeri tersebut,
tampak seorang anak laki-laki yang sudah yatim bernama si Beru Dayang, sedang
menangis meminta makan di pangkuan ibunya. Ibunya sedih tetapi tidak bisa
melakukan apa-apa. Semakin lama tubuh si Beru Dayang semakin lemas hingga
akhirnya meninggal. Sejak kepergian anaknya, kesedihan sang ibu semakin
bertambah. la pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan terjun ke sungai
yang dalam. Tak seorang pun warga yang mengetahui kejadian itu.
Beberapa bulan telah berlalu, musim kemarau
belum juga berakhir. Di tengah padang yang kering kerontang tampak dua orang
anak kecil sedang mengais-ngais tanah mencari umbi-umbian. Tiba-tiba, salah
seorang dari mereka menemukan buah berbentuk bulat sebesar buah labu. Akhirnya,
kedua anak tersebut membawa pulang buah itu untuk ditunjukkan kepada orangtua
mereka. Ternyata orangtua maupun seluruh warga negeri itu tidak ada yang
mengenali buah itu. Sang raja yang mendapat laporan dari salah seorang warga
pun berkenan datang untuk melihatnya.
Saat raja dan para penduduk berkumpul melihat
buah itu, tiba-tiba terdengar suara dari angkasa yang mengatakan bahwa buah itu
adalah jelmaan seorang anak laki-laki kecil yang bernama si Beru Dayang. Suara
itu juga memerintahkan penduduk untuk menanamnya dengan baik agar kelak bisa
menjadi makanan. Tidak hanya itu, suara tersebut juga mengatakan bahwa Beru
Dayang sangat merindukan ibunya dan meminta untuk dipertemukan dengan ibunya
yang telah menjelma menjadi ikan di sungai. Jika semua itu dilakukan, maka
seluruh penduduk negeri itu tidak akan kelaparan lagi, ujar suara ajaib itu.
Sang raja pun memerintahkan untuk melaksanakan pesan yang disampaikan oleh
suara itu. Setelah genap tiga bulan, buah tanaman itu pun menguning dan siap
untuk dipanen. Setelah dipanen, buah itu kemudian mereka jemur dan tumbuk untuk
memisahkan kulit dengan isinya, kemudian dimasak. Ternyata, buah tanaman itu
adalah padi. Untuk mempertemukan si Beru Dayang dengan ibunya, masyarakat Tanah
Karo menyantap makanan bersama dengan ikan yang dipercaya sebagai penjelmaan
dari ibu Beru Dayang.
Komentar
Posting Komentar